Membuat undangan digital di TautKita hanya membutuhkan waktu sekitar lima menit setelah admin mengaktifkan akses akun Anda. Anda bebas memilih tema, mengisi teks data acara dari peramban ponsel, mengunggah empat foto kenangan, dan membagikan tautan personal berformat ?to=inv_xxx. Anda tidak memerlukan keahlian aplikasi desain seperti Canva atau Photoshop karena tata letak sudah tertata rapi secara otomatis.
Alur pengisian dirancang ringkas dan terarah agar Anda dapat menyelesaikannya dengan mudah di sela kesibukan mengurus persiapan pernikahan.

Langkah 1: memilih desain tema (sekitar 1 menit)
Kunjungi katalog utama di tautkita.web.id. Terdapat 30 pilihan tema yang dapat Anda uji coba tampilannya secara langsung. Buka demo Jepara untuk gaya ukir klasik Jawa, demo Nila untuk gaya elegan bernuansa biru lembut, atau demo Sage untuk kesan hijau botani yang segar.
Perhatikan elemen kenyamanan membaca: pastikan nama mempelai terbaca tegas pada sampul, periksa kontras warna kartu informasi, serta tata letak peta. Setelah menemukan tema yang cocok di hati, catat nama temanya.
Langkah 2: memesan akses via WhatsApp (sekitar 1 menit)
Ketuk tombol pemesanan WhatsApp yang ada di katalog. Kirimkan nama tema pilihan Anda beserta usulan nama tautan singkat (slug) yang diinginkan, misalnya tautkita.web.id/dika-putri/. Admin akan membalas dan mengaktifkan akun dashboard Anda. Anda akan menerima tautan akses khusus dengan sesi masuk instan.
Tarifnya Rp45.000 flat untuk seluruh fitur lengkap. Setelah pembayaran terkonfirmasi, akun Anda langsung siap digunakan tanpa harus menunggu hitungan hari. Masa aktif undangan berlangsung selama tiga bulan penuh.
Langkah 3: mengisi rincian acara dari ponsel (sekitar 2 menit)
Buka dashboard Anda, lalu masukkan data:
- Nama lengkap dan panggilan kedua mempelai beserta nama orang tua
- Waktu dan tanggal prosesi akad nikah serta resepsi
- Nama gedung atau tempat acara serta tautan peta Google Maps
- Pilihan musik latar pengiring
Lanjutkan dengan mengunggah empat foto pilihan untuk galeri. Setiap berkas foto maksimal 2,5 MB setelah tahap kompresi. Sistem kompresi browser otomatis menyusutkan foto dari galeri ponsel Anda agar berkas tidak berat saat diunduh tamu. Pasang foto terbaik Anda di slot pertama karena foto inilah yang tampil sebagai sampul utama.
Anda juga bisa mengatur visibilitas fitur. Jika informasi susunan acara adat atau nomor rekening belum final, Anda dapat menyembunyikannya sementara dan menampilkannya kembali saat data sudah siap.
Langkah 4: menyiapkan daftar tamu dan menyebarkan tautan (sekitar 1 menit)
Masuk ke menu daftar tamu di dashboard. Ketik atau tempelkan nama dan nomor WhatsApp tamu Anda. Sistem secara otomatis membuatkan tautan personal unik dengan akhiran ?to=inv_xxx untuk masing-masing orang.
Template pesan sapaan otomatis tersedia di dashboard. Anda cukup menyalin pesan tersebut atau mengirimkannya langsung melalui aplikasi WhatsApp. Panduan teknis penyebaran pesan agar terhindar dari pemblokiran spam dapat Anda pelajari di cara sebar undangan WhatsApp link personal. Apabila ingin meningkatkan persentase tamu yang mengisi kepastian hadir, simak tips RSVP biar banyak yang isi.
Ringkasan tahapan pembuatan
| Tahapan | Alokasi waktu | Hasil yang diperoleh |
|---|---|---|
| Pilih desain | 1 menit | Tema dan alamat tautan dipesan |
| Konfirmasi WhatsApp | 1 menit | Akses dashboard aktif |
| Isi data dan foto | 2 menit | Tampilan undangan selesai dan siap ditinjau |
| Bagikan tautan | 1 menit | Tamu menerima pesan dengan nama personal |
Pertanyaan yang sering diajukan
Apakah data masih bisa diubah setelah tautan disebarkan? Tentu bisa. Anda bebas merevisi jam acara, alamat, atau foto galeri kapan saja selama tiga bulan masa aktif. Perubahan data di dashboard langsung tampak secara otomatis saat tautan dibuka kembali oleh tamu.
Apakah mengganti tema termasuk fasilitas revisi gratis? Tidak termasuk. Mengganti tema berarti membangun struktur visual baru sehingga diperlakukan sebagai pesanan terpisah.
Apakah wajib membuat undangan cetak juga? Tergantung kebutuhan keluarga Anda. Sebagian pasangan memilih sepenuhnya digital untuk menghemat anggaran, sementara sebagian lainnya mencetak beberapa puluh lembar kartu fisik khusus bagi tetua keluarga.